Ratih Handayaningrat

Saya Ratih Handayaningrat, pengajar pada SMPN 1 Baros kab Serang, Banten, berdomisili di Pandeglang, Banten. Pernah mengikuti kegiatan Sagusabu Banten I. ...

Selengkapnya

PISANG MULI ATAU PISANG GADIS?

Bagi warga Pandeglang, Banten, ini pisang muli (mulih) namanya. Mungkin di hampir seluruh wilayah Banten menyebut demikian. Sejak saya kanak-kanak ini sebutannya, sampai sekarang saat masuk jelita (jejeran lima puluh tahun). Padahal dari segi bahasa, “muli” termasuk kata dalam bahasa Lampung yang artinya “gadis.” Warga Lampung menyebutnya pisang muli. Di beberapa daerah sebutannya aneka ragam. Palembang, pisang gadis. Bogor, cau Lampung. Tasikmalaya, cau Lampung. Dan masih banyak sebutan lainnya untuk pisang satu ini.

Kembali ke sebutan cau “muli” di Banten. Bagaimana bisa terjadi pertukaran bahasa disini? Dari sisi sejarah bisa diterima jika terjadi hal demikian. Hal ini berdasarkan fakta sejarah. Ada kampung di Banten yang penduduknya keturunan lampung dan berbahasa Lampung (bertutur vokal “A”, misal : haga dipa? = mau kemana?). Terdapat empat kampung di desa Cikoneng, kecamatan Anyer, kabupaten Serang, Banten, yang penduduknya berbahasa dan menggunakan adat istiadat Lampung. Konon kabarnya mereka adalah keturunan prajurit kerajaan Banten yang berjuang bersama Sultan Banten menentang hegemoni kolonial Belanda. Mereka dan keluarganya rela pindah ke Banten untuk tujuan mulia tersebut.

Bagaimana dengan pisang muli tersebut? Apakah bibitnya berasal dari Lampung yang ikut mereka bawa? Ataukah penemuan varietas baru pisang di Banten pada era tersebut dan kemudian dibudidayakan? Wallahua’lambissowab. Yang pasti, pisang ini banyak disuka karena rasanya sedap dan ukurannya tidak terlalu besar. Pisang gadis atau pisang muli?

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mau dong Bund pisang mulinya, hehehe. Sukses selalu dan barakallahu fiik

09 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali